Pada masa awal kehamilan tepatnya di trimester pertama, saya mengalami beberapa pengalaman yang umum dialami oleh sebagian besar ibu hamil seperti rasa mual di pagi hari, kurangnya nafsu makan, pusing-pusing dan sensitif terhadap bau tertentu.
Rasa mual disertai muntah atau biasa disebut morning sickness, tentu menjadi gejala yang kadang membuat beberapa ibu hamil merasa tidak nyaman. Mual dan muntah dalam batas wajar tidak akan membahayakan janin. Saya mengalami mual di pagi hari ketika baru bangun tidur, namun tidak sampai muntah-muntah. Rasa mual tersebut yang sedikit mempengaruhi nafsu makan saya, ditambah lagi saya jadi mual jika mencium aroma masakan yang mengandung kaldu atau banyak bawang. Sampai usia tiga bulan, saya sedikit sekali mengkonsumsi nasi, namun hal tersebut tidak boleh jadi alasan kita untuk malas makan yaa, karena kita harus ingat kalau sekarang ada janin yang tumbuh dalam rahim kita dan membutuhkan asupan yang bergizi. Hal tersebut saya siasati dengan mengganti asupan makanan lain yang tidak membuat saya mual seperti buah, sayur, susu dan roti.
Selain persoalan makanan, kehamilan juga mempengaruhi aktivitas masing-masing individu.
Ada yang karena kehamilannya lemah, harus bed rest, namun ada juga yang bisa beraktivitas seperti biasa karena tidak ada keluhan dari ibu dan janinnya. Pengalaman saya, pada trimester pertama saya memang banyak istirahat karena sempat ada flek setiap saya kelelahan. Selain itu, tekanan darah yang rendah menyebabkan saya sering pusing.
Memasuki trimester kedua, gejala-gejala seperti yang saya sebutkan di atas perlahan menghilang dan berganti dengan bertambahnya nafsu makan. Berdasarkan pengalaman saya, trimester kedua adalah yang paling nyaman karena bisa makan banyak hehe. Namun, beberapa makanan memang harus dijauhi dulu, seperti makanan2 instan yang mengandung MSG, buah durian dan nanas muda, minuman bersoda. Aktivitas saya pun menjadi lebih dinamis dan tidak takut lagi untuk jalan2 jauh, tapi tetap ya, hindari mengangkat beban berat atau terlalu sering naik turun tangga.
Pertambahan nafsu makan ini, sebanding lurus dengan grafik kenaikan berat badan dan pertambahan berat janin saya. Sampai usia kandungan 3 bulan, saya hanya bertambah berat badan 0.5kg, dan pada trimester kedua berat badan saya bertambah 5kg. Oiya, yang terpenting, pertambahan dan pertumbuhan janin ya, karena ada beberapa ibu yang mengalami pertumbuhan berat badan banyak, namun janinnya kurang berkembang. Alhamdulillah janin saya tumbuh dengan baik dengan bobot yang pas.
Oiya, periksa kandung setiap bulan juga penting karena dengan pemeriksaan rutin kita bisa mengetahui kondisi kesehatan kita dan tentunya tumbuh kembang janin dalam rahim kita. Jangan takut untuk melakukan USG karena ini aman dan tidak membahayakan janin. Pilih bidan atau dokter yang nyaman di hati ya supaya konsultasinya nyaman. :)
Walau di awal kehamilan ada pengalaman yang kurang nyaman, namun lama kelamaan calon ibu pasti bisa menyesuaikan. Kita harus berusaha sebahagia mungkin ya supaya bayi dalam kandungan kita juga ikut happy hehe. Satu lagi yang jangan sampai lupa, banyak berdoa dan berdzikir agar kehamilan kita diberi kelancaran sampai proses persalinan dan bayi kita lahir dengan selamat dan sempurna yaa ibu2 :) :) (AK)
No comments:
Post a Comment